Selasa, 03 Januari 2012

Mobil Nasional, Bakal Laku??


Tadi sore saya nonton Metro TV : Walikota Solo Joko Widodo (nama beken Jokowi) dan wakilnya Hadi Rudyatmo memakai mobil buatan anak bangsa, Esemka dari SMK Negeri 2 Solo dan SMK Warga Surakarta.

Hal itu dinilai sembrono oleh Gubernur Jateng Bibit Waluyo karena mobil itu harus memenuhi standar kelaikan dan keselamatan dulu. Kalo boleh saya komentar cara bicara dan pemilihan kata Pak Gubernur Bibit kok, emm.. maaf,  bahasa yang biasa dipakai oleh orang yang kurang pintar, ups..

Gak mungkin lah Jokowi langsung pake-pake aja tanpa ujicoba. Emang sentemen nih Bibit ma Jokowi hehee..  Jadi inget ngototnya Gubernur Jateng ini soal cagar budaya Pabrik Es Saripetojo mau dijadiin Mall..
O..oo, bukan ini yang mau saya celotehin di sini, ini soal Mobil buatan lokal bukan perselisihan Guberner dan Walikotanya hahaa..

Menurut saya, apa yang dilakukan  Jokowi patut diacungi jempol.. Menghargai karya otomotif dalam negeri, memberi contoh untuk mencintai produk-produk Indonesia..

Di berbagai negara demi menunjukkan penghargaan karya otomotif dalam negeri, biasanya kepala negara menggunakan mobil lokal sebagai mobil resmi mereka.

Presiden Amerika Serikat misalnya, menggunakan limosin Cadillac, para Kaisar Jepang menggunakan Toyota, para raja Inggris menggunakan Bentley, dan perdana menteri Italia menggunakan Maserati. Bagi negara yang memiliki perusahaan mobil lebih dari satu, biasanya mereka menggunakan secara bergantian.

Malaysia saja menggunakan mobil lokal, Perdana menteri Malaysia menggunakan Proton Chancellor. Nah Indonesia, masa mau kalah sama Malaysia?? Hahaa..
Lama-lama saya malah jadi provokator  nih.. :D

Dari jaman Soeharto hingga saat ini sudah banyak karya-karya anak negeri, misal Timor, GEA, Tawon, Komodo dll. (namanya keren-keran ya? >.<)

Peluang berkembangnya mobil Nasional cukup besar mengingat harga yang ditawarkan tergolong murah tapi semua kembali lagi ke awal, Selera konsumen yang menentukan. Hingga saat ini masih didominasi produsen mobil Jepang, Korea, Amerika dan Eropa. :D
 
Terakhir dari saya, iklan:
"Cintailah peloduk-peloduk Indonesia" (cadel mode on)
Terutama untuk para pejabat dan pembesar negara, mencintai produk dalam negeri dipercaya bisa meminimalkan korupsi! Tanya kenapa?? Cari tau sendiri hihihihiiiii..

Salam tengil#siamang

8 komentar:

  1. gue juga ngeliat beritanya gan, harganya sekitar 90 jutaan,. wah moga aja kalo diproduksi massal, laku keras. sekeras donat.

    BalasHapus
  2. Jin Kinjeng : wah, donat dari batu donk?

    BalasHapus
  3. ing penting adalah adanya support lanjuta dari pemerintah, supaya selalu mengunggulkan produk karya anak bangsa :D

    BalasHapus
  4. karya anak bangsa, semua lapisan masyarakat terutama pemerintah wajib memberi apresiasi, agar anak bangsa lebih semangat untuk memberikan yang terbaik :D

    BalasHapus
  5. lanjutkan ahahahaha
    salam. . .

    BalasHapus
  6. Kaito Kidd : salam,aku suka nama km.. tokoh favorit hehee..

    BalasHapus