Sabtu, 09 Februari 2013

FANTASTIC JOURNEY (Chapter 3)


Title : Fantastic Journey
Author : Aang0z a.k.a Aang Suki Hamburger a.k.a Siamang
Genre : Adventure, Comance, Comedy, Friendship
Chara : Ichii, Reiko Kujo, VdB, YM, Qia, Reita, Na
Status : On Going Chapter

Kota Lagunya..

Walaupun kota besar ini berada di tepi pantai, tapi jangan bayangkan ini hanya kota besar yang sederhana yang mayoritas penduduknya bermatapancaharian sebagai nelayan. Salah besar! Lagunya adalah sebuah kota metropolitan yang berdiri sendiri setelah memerdekakan diri dari CCDI Kingdom. Kota pariwisata yang sangat indah dan komplit fasilitasnya. Karena Ichii merajuk dan bersikeras untuk bermalam di kota ini (sebenarnya ingin berreunian dengan YM :3) maka kami memutuskan, dengan uang Ichii semua menginap di hotel yang sama dengan YM, yaitu hotel paling mewah dan paling mahal, di loyal suit Hotel Burjo Larap.

Suasana menyenangkan hotel kelas Wowow berubah menjadi tidak kondusif setelah seseorang berpenampilan rockstar berkacamata, dengan memakai t-shirt hitam yang dilapisi jaket kulit serta celana jeans dan bersepatu boots masuk ke dalam hotel membawa toa dan mulai berteriak-teriak mengancam seluruh orang yang ada di hotel ini.

“Hei, kalian semua! Aku Reita, teroris. Akan membawamu pada mimpi buruk!” orang yang mengaku teroris itu memperkenalkan dirinya sendiri. Sedikit aneh memang, teroris memperkenalkan diri dan orang-orang hanya melengos dan berlalu tanpa mempedulikan teriakannya.

“Hei, aku menaruh bom di hotel ini. Ini pemacunya.. Aku pencet ya?” katanya sambil mengacungkan tombol pemacu. Mendengar perkataan Reita barusan, orang-orang langsung panik seketika. Aku, Qia, RK, Ichii dan YM hanya saling pandang satu sama lain melihat semua orang berhamburan, berlarian, berjumpalitan, setiap saat dengan wajah yang itu itu saja lari ke sini, lari ke sana, yah karena figuran cuma sedikit, bolak balik dah.

Aku melihatnya.. VdB sang pujaan hatiku berjalan santai ke arah Reita sang teroris dan membisikan sesuatu pada Reita. Reita sedikit bingung, lalu dengan ragu-ragu dan perlahan membekap VdB, sedangkan awak kapal VdB hanya berdiri mematung tanpa berkutik sedikitpun melihat kaptennya ditawan.

“Bujubunek!” beraninya doi ngerangkul my Princess” aku berseru dan mengeluarkan seluruh kemampuan telekinesisku. Tapi dalam kondisi lekong kekuatanku menjadi tidak stabil orz, salah-salah bisa melukai VdB. (padahal kekuatan ga seberapa XD)

“Aang0z, tangkap ini” Qia melemparkan cermin padaku.

Belum sempat aku melihat cermin yang dioperkan Qia padaku, kacanya terlanjur pecah. Bukan jatuh. Cermin berhasil ku tangkap tapi kaca cermin sudah hancur berkeping-keping, pasti karena sempat menangkap bayangan yang jauh, jauh sekali lebih jelek daripada aku versi lekong. Bayangkan, cermin ampuh yang kuat menahan kejelekanku selama ini kini pecah hanya sepersekian detik gara-gara menangkap bayangan seseorang. Pria yang memegang kamera itu tampak kaku, orang ini lalu menghadap dinding, satu tanganya menyentuh dinding, kepala tertunduk dan geleng-geleng, meratapi pecahnya cermin.
Aku yang penasaran seperti apa rupa dari orang yang mempu memecahkan cermin ampuh ini. Dan setelah aku melihatnya. Wow, aku kembali jadi Aang0z yang cakep dan tidak lekong, aye..

“Bersiaplah Teroris!” aku bersiap menghadapi Reita namun begitu melihat VdB yang ada di sebelahnya aku kembali lagi menjadi lekong bo..

“Ku mohon tetaplah disini Tuan Kamera?” kulihat Qia memohon pada pria itu. Otomatis aku pun melihat pria itu dan kembali jadi normal, tapi setelah berbalik ingin menghadapi Reita lagi aku kembali jadi lekong orz.

Tak terasa tenagaku habis terkuras hanya untuk gonta-ganti kelamin. Ichii tertawa lepas seperti melihat acara lawak paling lucu melihatku, sedangkan RK, YM dan Qia hanya melihatku dengan iba. Sebelumnya mereka kularang untuk membantuku karena ini adalah pertarunganku dengan mempertaruhkan harga diriku di depan VdB.

“Konsentrasilah Aang0z” Qia berkata padaku.

Setelah puluhan kali berganti kelamin, aku mencoba berkonsentrasi. Dengan kekuatan yang sudah sangat lemah, aku hanya bisa melucuti kacamata sang Teroris dari empunya. Reita yang kehilangan kacamatanya tampak linglung berjalan sempoyongan dengan tangan berusaha menggapai-gapai sesuatu yang tidak ada di hadapannya, kemudian ambruk. Lah.. ternyata penglihatan sang Teroris buruk.

VdB yang sedari tadi diam menunduk, tiba-tiba bergetar dan terguncang hebat.

“Nyohohoho…” sambil memegangi perutnya VdB mengeluarkan suara tawa yang aneh. Tapi tetap menawan :3

“Kau sengaja kan? Teroris seperti ini pasti bisa kau kalahkan dengan mudah!” Qia berbicara pada VdB.

“Nyohohoho.. Maafkan aku, aku hanya sedikit bosan di sini. Tapi sumpah, kau benar-benar lucu Aang0z. Aku sungguh ingin kau bergabung dalam kelompokku” katanya.

JEPRET

Si Kamera mengambil foto VdB, aku dan Reita sang teroris yang telah ambruk.

“Mfuf.. Siapa namamu wahai orang yang jauh lebih jelek dariku?” sekuat tenaga aku menahan tawa, tak bisa digambarkan betapa tidak bisa digambarkannya rupa dari si pemilik wajah ini. Tapi posenya yang sedari tadi masih geleng-geleng sementara satu tangannya menyentuh dinding bisa dibilang bukan pose yang jelek.

“Na.. Photographer” sambil mengacungkan kameranya.

“Kaupun kelihatannya menyenangkan, maukah bergabung denganku?” VdB member tawaran pada Na.

“Um.. Aku sangat senang mendapat ajakan dari Princess Jessie, tapi aku biasa bekerja sendiri” Na menolak secara halus.

“Wow, seperti Spiderman!” YM nimbrung.

“I am spedermen” Na tersenyum sok keren, dan kembali memfoto.

***

Pertempuran Ichii dengan Beel tinggal sebentar lagi. Setelah kejadian di kota Lagunya, VdB menawarkan tumpangan pada kami untuk mengantarkan ke Pulau Papu dimana Gunung Brawajiwa tempat Beel tinggal seorang diri.

Bagaimanakah hasil akhir pertarungan Ichii dengan Beel?
Apakah Ichii berhasil merebut permata yang dijaga Beel?
Tunggu episode terakhir dari kisah Ichii.

To be continued..

2 komentar:

  1. seru banget, penasaran sama kelanjutannya..

    http://oldsunday.blogspot.com/

    BalasHapus