Sabtu, 09 Februari 2013

FANTASTIC JOURNEY (Chapter 1)


Title : Fantastic Journey
Author : Aang0z a.k.a Aang Suki Hamburger a.k.a Siamang
Genre : Adventure, Comance, Comedy, Friendship
Chara : Ichii, Reiko Kujo, Plue, Ageha, Tsuki, YM, Qia, Beel
Status : On Going Chapter

Pada zaman dahulu, terdapat sebuah kerajaan besar bernama CCDI Kingdom. Tersebutlah Ichii seorang yang terpandang di kota CCDI. Peneliti yang akhir-akhir ini berusaha move-on dari orang yang mencuri hasil temuannya.. Kini Ichii sedang tergila-gila akan kecantikan Plue, seperti yang kita tahu Plue tidak terobsesi untuk memakan jiwa laki-laki. Ia merasa jiwa laki-laki itu tidak untuk dimakan tetapi untuk dipermainkan begitu pala dengan jiwa Ichii..

“Hari ini, aku mempunyai satu permintaan..” Plue memulai pembicaraannya dengan Ichii.

“Ya.. ya.. mintalah apa saja padaku” Ichii sangat memanjakan orang yang dicintainya saat ini, sama halnya seperti dulu. Tidak belajar dari pengalaman ni si Ichii XDD

“Sebenarnya, aku ingin Kau mengusir raja setan, Kaiser de Emperana Beelzebub IV dari gunung Briwajiwa”

“APAH?! Raja Setan!!” jreng.. jreng.. tampak Ichii memeluk tiang rumahnya yang sangat megah.

“Raja setan Beel menjaga sebuah permata terbesar di dunia, kalau permata itu bisa didapat pasti rakyat bisa hidup sejahtera. Tolonglah Ichii..” Plue pasang wajah unyu bak malaikat sehingga Ichii pun tak dapat menolaknya.

***

Oh.. baiknya hati Plue, demi rakyat dia meminta untuk mengusir raja setan..” Ichii masih terkagum-kagum pada Plue setelah Plue pergi

“Tapi, apa aku bisa mengalahkan Raja Setan Beel?? Oh.. Dewa tolonglah aku..” Ichii mulai menyesali sikapnya menyanggupi permintaan Plue.

Sementara itu Ageha the great elder first generation yang selalu mengawasi, bertindak sebagai dewa yang terbiasa mengabulkan permintaan manusia, terutama manusia-manusia susah move-on. Ageha akhirnya memutuskan untuk mengirim Peri Penolong untuk Ichii.

***

“Ih.. apa-apaan kamu? Mengintip pemuda sedang mandi” Ichii kaget tiba-tiba ada Seekor (?) gadis kecil muncul dihadapannnya.

“Kamu Ichii? Salam kenal namaku Reiko Kujo, aku datang diperintah Ageha untuk menolongmu” RK tersenyum khas Mana-chan

“Menolongku? Mengalahkan Beel?”

“Benar sekali. Nah, ayo kita berangkat” dengan sihir atau semacamnya dari RK tiba-tiba Ichii sudah berpakaian lengkap. RK menarik tangannya.

“Tung.. tunggu dulu.. Mau kemana kita?” Ichii menolak tangnnya ditarik

“Tentu saja mengalahkan Beel kan?”

“Jangan main-main, hari sudah mulai malam. Aku takut, lagipula kalau malam tidak tidur tidak baik untuk kesehatan” protes Ichii sementara tangannya tetap di tarik RK.

“Oi…. tuuuuunggu”

***

Dari sinilah perjalanan Ichii dan RK dimulai dan aku pun harus terlibat di dalamnya Orz. Aku, Aang0z yang hanya seorang librarian yang bekerja di Perpustakaan Istana tiba-tiba diutus neneknya YM, Tsuki, salah seorang tetua di Istana CCDI yang dapat melihat masa depan untuk ikut serta dalam petualangan Ichii dan harus menulis buku ‘Catatan Perjalanan Ichii ke Barat’

“Ikutlah bersama Ichii dan kau akan menemukan masa depan dan impianmu. Tapi jangan lupa selesaikan tugasmu hingga akhir, tulis!” teringat pesan Tetua Tsuki padaku.

“Peri RK, tugasmu membantu manusia supaya bisa senang.. Tapi dari 99 orang yang kamu bantu malah bernasib sebaliknya???” tanyaku gondok setelah mendengar cerita RK ketika istirahat bermalam di suatu gua.

“Tah, begitulah” RK terlihat membusungkan dadanya, bangga.

“Hei,, aku tidak memujimu.. Bukannya dijelaskan Ichii sebagai yang ke-100 harus bahagia, kalau tidak selamanya tubuh kam akan selamanya anak kecil 5 tahun. Ishh.. tak kusangka perjalanan kita tidak semudah yang kubayangkan. Nenek Tsuki seenaknya saja menyuruhku ikut bersama kalian” aku mulai uring-uringan.

“Apa-apaan kalian berdua! Ini sudah pagi.. Semalaman aku tidak bisa tidur mendengar ocehan kalian, pasti sekarang wajahku terlihat muram” Ichii mulai memperbaiki posisi tidurnya.

“Sudah pagi, ayo lanjutkan perjalanan!” aku mengajak mereka untuk segera berkemas.

“Apa? Kita kan belum tidur” Ichii cemberut

“Aku ingin secepatnya menyelesaikan ini semua, peri bodoh, orang kaya manja… Lama-lama aku bisa gila apalagi aku harus menulis kisah bodoh kalian” gerutuku.

“Hei, kau berani mangataiku manja, bodoh?” protes Ichii

“Sudahlah, benar apa yang dikatakan Aang0z Tuan Ichii, sebaiknya kita segera bergegas. Tuan tidak maukan Plue tidak mendapatkan berliannya”, RK berusaha membujuk Ichii.

“Ah.. My Plue….Dia begitu…..” Ichii kembali membuka percakapan tentang Plue.

“Cepatlah, kita tidak punya banyak waktu untuk menanggapi ocehanmu itu” aku mulai meninggalkan mereka berdua. Entah kenapa, aku yang didaulat hanya sebagai penulis kisah mereka berasa menjadi pemimpinnya #plak XDD (lupakan ini)

Tibalah perjalanan kami di suatu hutan.

“Anah ya, hutan ini rasanya menyeramkan sekali” Ichii jalan perlahan-lahan dengan ekspresi muka katakutan.

“Tentu saja, ini kan hutan sihir Wizard, disini banyak terdapat makhluk seram, manusia srigala penghisap darah, penyihir dari luar angkasa..”

“Aku lebih baik pulang” belum selesai RK selesai menjelaskan, Ichii membalikan badan dan aku menahannya dengan menarik kerah baju belakangnya.

“Kalau Tuan Ichii tidak mau berusaha, aku yang akan kena masalah. Aku akan bisa berubah wujud atau tidak, sekarang tergantung padamu” RK tampak memelas.

“Tapi..” Ichii memegangi kepalanya dengan kedua tangan.

“Hei lihat itu” RK mengalihkan pembicaraan menunjuk bunga yang sangat besar.

“Pas sekali buat kado Plue kan?” RK menambahkan.

“ Um.. Betul juga” seketika ekspresi Ichii langsung berubah menjadi cerah. Hal menyangkut Plue bisa mengembalikan semangatnya. Intinya Gampang dipengaruhi XD.

SREET!!

Tiba-tiba akar tanaman membelit kaki Ichii. Ketakutan terpancar dari wajah Ichii, sedangkan RK hanya bisa terpana, kaget. Sedangkan aku, apa yang aku lakukan? Aku tertawa guling-guling diatas tanah.

“Aang0z, hentikan itu!” RK memperingatkan. Seketika akar-akar yang membelit kaki Ichii lemas dan hanya seperti akar biasanya. Sedangkan aku masih guling-guling di tanah.

“Maaf, Aku hanya bercanda” aku memperbaiki sikapku, berdiri tegak, mengambil Pocky dan menggigitnya. Masih sedikit tertawa.

“Apa itu tadi?” Ichii bernyanya masih ketakutan.

“Telekinesis. Kekuatan aang0z” jawab RK singkat.

“Teganya! Kau sengaja melakukannya?!” Ichii mulai panas.

“Hei, tugasku menulis kisah kalian, kau tidak mau kan ceritamu datar? Petualangan Mendebarkan Seorang Anak Terpandang, bagaimana?” aku mulai mengejek Ichii.

“Kalau begitu kenapa tidak langsung kau karang saja kisahku sekarang? Tanpa kau susah-susah melakukan trik licik seperti tadi” Ichii menjawab

“Sampai kapanpun aku tidak mau mengarang sebuah catatan perjalanan, Huh..” aku kembali menggigit Pocky.

Kami pun melanjutkan perjalanan dengan disuguhi omelan Ichii yang berjalan paling belakang.

“Hei aang0z, turunkan aku!” tiba-tiba Ichii berteriak dan tubuhnya sudah melayang diangkat akar-akar besar yang melilit tubuhnya dan mulut besar menganga pada bunga raksasa dibawahnya.

“Eh, bukan aku..” aku menjawab dengan santainya.

“Astaga!! Tumbuhan pemakan daging!!” RK mulai panik.

Tiba-tiba sebuah panah melesat, tepat mengenai mulut bunga yang sedang menganga. Otomatis bunga itu mati dan gosong, sedangkan Ichii jatuh terjerembab. Dan tampak seekor singa raksasa berekor sembilan sedang mengaum seram.

“Apa-apaan makhluk menyeramkan ini?” Ichii kembali ketakutan, tapi tetap tampak aura kesombongannya.

“Siru?” aku menyapa singa itu lalu tampak sesosok manusia menuruninya.

“Qia!” lanjut aku menyapa si pemilik singa berekor sembilan ini.

“Aang0z! Lama tak jumpa” Qia langsung memelukku #aseek

Qia, gadis teman sepermainanku yang kini berpetualang dan mengintai. Yah, aku juga mendambakan sebuah petualangan yang mendebarkan, dan misi ini adalah kesempatan pertamaku.

“Jadi, kau akan mengalahkan Beel? Orang selemah kamu?” komentar Qia setelah mendengar cerita singkatku dan mengamati Ichii dengan seksama.

“Sebaiknya kamu berhenti saja, bisa-bisa kamu jadi santapannya” lanjut Qia

“Aku juga berpikiran sama” aku menanggapi Qia dan RK Nampak mengangguk-anggukkan kepalanya.

GLEK
Tampak wajah Ichii memerah mendengar sindiran-sindiran duo aang0z-qia.

“Tapi disitulah tantangannya. Jadi, tambah semangat untuk member perlindungan kan?” dengan sikap imutnya RK membela Ichii.

“Tolonglah, antar kami sampai ke Gunung tempat Beel tinggal. Kau mengenal betul hutan ini kan?” RK memohon pada Qia untuk turut serta dalam perjalanan kami.

“Iya, ikutlah bersama kami” akupun ikut membujuk Qia setelah dipikir-pikir semakin banyak orang semakin sedikit kesempatan Ichii untuk berkeluh kesah.

“Ba..Baik! Cuma mengantar saja, tidak lebih!” jawab Qia pada akhirnya.

“Aseek.. Tuan Ichii, kita beruntung kan?” RK menghampiri Ichii yang sedari tadi terdiam.

“Beruntung apanya? Dia bersama makhluk menyeramkan” Ichii menunjuk Siru. Langsung saja pandanganku, Qia dan Siru langsung berubah menatap Ichii.

“Jangan dimasukkan hati, Tuan Ichii hanya bercanda”, RK buru-buru menyumpal mulut Ichii dengan tangannya.
Lalu dimulailah petualangan kami, dengan tambahan teman seperjalanan.....

To be continued..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar