Selasa, 22 Januari 2013

Step By Step


Entah kenapa tiba-tiba gw pingin pamer tulisan gw. Walau jarang banget gw bisa bikin cerita fiksi, ini salah satu karya gw (ceileee karya~) hasil ngikut fanfic event CCDI [Community of Creative Detective Indonesia] dengan syarat harus cerita misteri (.....langsung ketebak begitu liat dying massage orz) dan pake judul salah satu Ost. Detective Conan. Nyambung gak nyambung, inilah dia~~~~



Title    : STEP BY STEP
Author : Aang0z
Genre  : mystery, romance(?), comedy(?)
Chara : VdB, Beel, 2Qia7, Ageha, Sano, Plue, Reiko Kujo, Aang0z


Suatu pagi di asrama CCDI, terdengar suara ketukan pintu di kamar 3044. Tampak 2Qia7 memanggil-manggil sang empunya kamar, Aang0z. Kebiasaan ini rutin dilakukan 2Qia7 sebagai teman satu lantai sekaligus teman baik Aang0z yang mengerti kebiasaan Aang0z yang ga bisa bangun pagi.

Tok.. tok.. tok..

Ini sudah kesekian kalinya 2Qia7 mengetuk dan memanggil si pemilik kamar, tapi tak ada jawaban sama sekali.

“Apa mungkin Aang0z udah berangkat? Tapi kayaknya ga mungkin deh --” 2Qia7 mulai kesal dan mencoba membuka gerandel pintu kamar dan ternyata pintu ga dikunci.

 “Ga seperti biasanya, kenapa ga dikunci y?” batin 2Qia7 membuka pintu, kemudian…………..

“KYAAAAAAAAAAA..!!!”

Suara 2Qia7 membahana sampai keseluruh penjuru asrama CCDI, ga nyangka dari tubuh mungilnya bisa mengeluarkan suara yang begitu dasyatnya^^ Di depan pintu bagian dalam kamar ditemukan sesosok Aang0z yang sudah tak bernyawa..


***

“Um… Tembakan senjata langsung ke jantung ya” Vdb yang ditunjuk Kepala Sekolah sebagai kepala penyelidikan kasus terbunuhnya Aang0z sedang menyelidiki di lokasi kejadian.

“Korbannya adalah Aang0z siswa pindahan kelas 1. Korban merupakan detective yang sedang menyamar menyelidiki pelaku perdagangan gelap narkotika internasional, dan diduga pelaku merupakan salah satu siswa di CCDI ini”, Beel wakil penyelidik memberi penjelasan singkat kepada Vdb.

Oiya, mungkin banyak pertanyaan kenapa Vdb dan Beel yang menangani kasus ini padahal mereka juga siswa CCDI? Yah, walaupun para tersangka merupakan siswa-siswi CCDI namun CCDI tetaplah sekolah detective yang kalau ada kasus selalu dapat diselesaikan apalagi kasus ini terjadi dalam intern CCDI. Lalu kenapa harus Vdb dan Beel yang ditunjuk Kepsek? Ini dikarenakan Vdb dan Beel tidak tinggal di asrama CCDI, masing-masing mempunyai alibi dan saksi atas alibi mereka sehingga mereka bersih dan tidak memihak siapapun (lupakan Beel yang selalu dipundak Plue, di sini Beel bisa jalan sendiri XD) lagipula kemampuan mereka tak diragukan lagi..

“Pelaku sepertinya menyadari jika diawasi oleh orang ini, lalu menembak lebuh dulu. Cih, tampaknya tidak sempat membalas tembakan.. Dia ini payah!” Vdb berjongkok di dekat korban.

“Ng? Pistolnya ditangan kiri, rupanya korban kidal” lanjut Vdb menganalisa.

“VdB! Lihat! Korban sempat menulis di memo” Beel mengacungkan kertas memo yang ada di samping telepon. Perlu diketahui CCDI adalah sekolah berasrama elite dengan adanya telepon di setiap kamarnya.

“Huruf apa ini?” tampak tulisan ShOE pada kertas memo yang ada pada tangan Vdb.

“ ShOE? Sepatu, ya..” Beel ikut menganalisa.

“ShOE.. Kata terakhir yang dibuat sebelum korban terbunuh.. Saat ini diantara tersangka yang berhubungan dengan pelaku adalah pelakunya. Fufufu.. dengan kecakapanku pelakunya mulai terungkap, bagaimana analisisku bagus kan?” batin Vdb mengepalkan kedua tangannya posisi sok yes, yakin.

“Anu.. Vdb. Para saksi dan orang yang mencurigakan di lantai ini sudah datang” Beel memulai penjelasannya.

“Pertama 2Qia7, tinggal di kamar no. 3030. Teman baik korban sekaligus yang pertama menemukan korban, diketahui sudah seminggu ini meminjam sepatu korban tapi belum dikembalikan. Menyukai kebersihan sehingga dijuluki ‘sapu’, sering berlibur bersama keluarga ke luar negeri dan merupakan atlet panahan terbaik di CCSI.
Yang kedua Miss Ageha, tinggal di kamar asrama no. 4701. Menjadikan industri hiburan barat sebagai kiblatnya, merupakan kolektor sepatu, dan sering berpergian ke luar negeri untuk hunting sepatu. Dia cukup lumayan dalam hal menembak.
Yang ketiga duo Plue-Reiko Kujo, karena eratnya hubungan keduanya mereka tinggal bersama di kamar no. 4723. Keduanya mengikuti klub yang sama, yaitu klub bertahan hidup. Saat ini keduanya sedang bekerja sambilan sebagai tukang semir sepatu keliling, bahkan sampai keliling dunia untuk mempraktekkan apa yang mereka pelajari di klub XD.
Terakhir Sano, yang tinggal di kamar no. 3045 sebelah kamar korban juga. Merupakan desainer sepatu professional yang cukup muda yang desain karyanya sudah mendunia. Ternyata lebih dari sepuluh lembar setiap halaman belakang buku tulis pasti ada gambar gambar anime ga jelas juga terdapat desain-desain sepatu. Terkenal playboy, tapi sepertinya menaruh hati pada Miss Ageha fufufu..” Beel mengakhiri penjelasannya.

Vdb diam sejenak setelah mendengar penjelasan  Beel, “Apa maksudnya ini?” bentaknya.

“Semuanya berhubungan dengan sepatu, kan?? Lanjut Vdb sambil menunjuk semua tersangka.

“Iya.. --”

“Mungkinkah semua terlibat..?” Vdb mendesah

“Hey, jangan bercanda! Main tuduh aja!” protes Miss Ageha.

“Waa.. tenang dulu miss.. Semuanya, satu per satu tolong jelaskan kenapa anda di lantai ini” Vdb berkata dengan wajah dimanis-manisin meneguhkan hati.

“Aku datang ke kamar Sano” miss Ageha memberi penjelasan pertama kali.

“Ihir~” Plue dan Reiko Kujo kompak menyoraki, sedangkan dari mulut Beel terdengar siulan.

“Problem? Masalah buat lo?” miss Ageha tampak sedikit emosi tapi tetap terlihat elegan.

“Tenang Miss, tolong lanjutkan” Vdb menengahi

“Aku datang ke kamar Sano untuk memesan sepatu, tapi aku harus menunggu karena dia ada urusan sebentar. Aku sama sekali tidak tahu apa yang terjadi di kamar sebelah”

“Semalam aku berniat mengembalikan sepatu, tapi kamar Aang0z sudah gelap. Aku pikir dia sudah tidur dan akan mengembalikannya keesokan hari. Aku sempat bertemu kak Sano di lorong. Huhuhuu.. aang0z insomnia, tidak mungkin dia tidur cepat, seandainya semalam aku memeriksanya…” 2Qia7 memberi penjelasan dengan terisak.

“Semalam, jadwalnya kami membersihkan sepatu di lantai ini” Reiko Kujo berikutnya memberi penjelasan.

“Kami melewati kamar itu karena walau di ketuk tidak ada jawaban” lanjut Plue. Entah mengapa tangan Plue dan Reiko Kujo saling menggenggam satu sama lain. Hominahominahomina XD

“Aku?” “Aku ada perlu dengan cewe lah” Sano member keterangan sok yes.

“Begitu??” Tanya Vdb curiga.

“Aku tidak minat pada Aang0z, jelek gitu!” Tiba-tiba Sano menggengam tangan kiri Vbd dan hendak menciumnya bak pangeran yang mengajak princess cantik derdansa, Woooow…. Kalau di komik ada beckground Bunga mawar di antara keduanya >.

“Vdb, gadis cantik seperti anda… Eh, ada tinta pena di tangan kiri, Vdb kidal y?”  lanjut Sano sambil menggenggam tangan Vdb.

PLAAAAAK

Vdb bergegas pergi menjauh dari Sano, mementara Sano memegang pipi kirinya yang memerah dengan sedikit cemberut.
“Sebagai kepala penyelidik, perasaannya peka juga” komentar Beel di belakang Sano, tertawa.


***

Vdb mulai berpikir, memegang memo yang ditinggalkan korban.

“Ini… Kenapa hanya huruf h saja yang kecil?! Lagipula, saat menulis kata sepatu, pakai bentuk jamak shoes kan.. Sudah kuduga, memo ini agak aneh” Vdb ngomong sama tembok sampai tidak sadar telepon berbunyi.

“Vdb ada telepon!” Beel sudah mengangkatnya.

“Apa? Dari kantor Kepsek ya?” Vdb panik, belum ada titik terang.

“Bukan, ibumu minta dibelikan bahan untuk makan malam saat pulang nanti”

“Jiah,, dasar.. Tunggu Bu, kucatat dulu” sambil menerima telepon Vdb meraba-raba mencari pulpen.

“Eh, tidak ada pulpen??” lanjutnya masih meraba.

“Oh, diberdirikan di bagian kanan.. Kalau semua kamar peralatannya seperti ini, hanya cocok untuk pemakai tangan kanan. Sebaliknya, orang kidal sulit mengambilnya. Kalau di putar kan mudah.. Hah..!” Vdb tiba-tiba terdiam.

“Kepala Penyelidik Vdb??” Beel merasa khawatir kenapa tiba-tiba Vdb diam, apa jangan-jangan kesambet setannya Aang0z.

“Oh, iya.. Aku mengerti teka teki memo itu” Vdb membalikkan badannya menghadap para tersangka, siap-siap nunjuk pelaku kayaknya^^

“Kalau begitu… orang yang membunuh Aang0z…..” lanjut Vdb terlihat keren. Tetapi suara menyeramkan memutus perkataannya.

“Siapa, yaa??” tiba-tiba mayat Aang0z bangkit diiringi juara jeritan Plue dan Reiko Kujo yang otomatis berpelukkan. Beel langsung hinggap di pundak Plue, Sano terlihat bersiap merangkul Ageha, Ageha bengong tapi tetap waspada pada Sano sedangkan 2Qia7 mati-matian menahan tawa..

“Aang0z, kok mayat hidup lagi?” 2Qia7 tertawa guling-guling.

“Kenapa? Tidak boleh? Capek tiduran terus” Aang0z yang penuh darah menjawab sekenanya.

“Tunggu dulu donk Angus, bentar lagi aku kan nganalisa, terus nangkap pelakunya. Mati lagi sana!” Vdb mulai ga sabaran.

“Hiks, dari pertama muncul aku sudah jadi mayat. Please kasih dialog, atau mulainya jangan dari ditemukannya mayat, yaa??” rengek Aang0z.

“GA BISA!!” kompak bener Ageha, Sano, Plue, Reiko Kujo, 2Qia7, Beel, Vdb jawabnya.

Sementara Aang0z yang terhina terduduk menunduk dengan aura suram, Vdb melanjutkan “Ngomong-ngomong, kemunculannya memang mengganggu tapi.. Tentang kasus pembunuhan Aang0z kalian sudah mengerti kan? Yup, siapa yang membunuh Aang0z?”

Kemudian semua pemain drama CCDI berkumpul mengelilingi Aang0z yang masih lesu. Tampak 2Qia7 menepuk pundak Aang0z, “Hey, Aang0z senyum dong?” bujuknya.

“Aang0z yang kidal menggunakan tangan kiri untuk menulis memo. Waktu mengambil pulpen, memonya di putar balik. Jadi tulisan sebenarnya yang dibuat Aang0z adalah  ShOE --> 3045 Pelakunya adalah Sano yang tinggal di kamar 3045. Benar kan?” Vdb mengakhiri analisanya dan tirai panggung CCDI perlahan tertutup diiringi lagu neng neng nong neng neng neng neng neng nong neng. CASE CLOSED!!

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Note:
  • terimakasih kepada char-char yg ada di sini, saya pakai tanpa seijin yang bersangkutan terlebih dahulu^^
  • cerita ini pernah di jadikan IC abal2 pagi waktu aang0z masih baru, closed pada komen ke empat, komen pertama dan kedua saya sendiri yg komentar, sepi sih.
  • fanfic ini dibuat sebelum Beel mendapat surat dari Plue^^
  • jelek sih, tapi rela bagi-bagi XD #plak

Salam tengil #siamang aka Aang0z

2 komentar: